Sabtu, 28 Mei 2011

Tausiah bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Nah ini tausiah berbahasa Indonesia


Assalamualaikum Wr Wb
Sampurasun
Yang terhormat Dewan guru SMA Darul Hikam
Yang tercinta seluruh kader SMA Darul Hikam
            Ashaduallaillahaillallah wa ashadu ana muhamadarosullulloh, allluhuma ala sayidina Muhammad waallaalohi waashabihi ajmain ammma badu
            Alhamdulillah disini saya ingin berbagi mengenai sebuah pengalaman saat mengikuti training manajemen diri Top SMART oleh Bapa Martin Sumual, yang mengatakan faktor penentu kesuksesan seseorang mencakup kemampuan menguasai multiple intelegence (matematik, linguistik, spasial, kinestetik, music)  yaitu hard skill kita yang biasa diartikan dengan kecerdasan kognitif atau IQ, lalu Soft skill (kemampuan intapersonal dan interpersonal) adalah keterampilan atau kecerdasan diluar kognitif, yaitu keterampilan atau keahlian dalam bidang sosial. Dalam literature training tersebut dikatakan bahwa pintu kesuksesan utama adalah Soft skill sedangkan hard skill hanya kunci meraih pintu-pintu tersebut.
Kemudian di pelatihan training ESQ yang booming tahun 2001 sampai sekarang pun isi pelatihan tersebut melatih kemampuan mengatur emosional, dan spiritual disejajarkan dengan kemampuan Intelegent. Kemudian menjamurlah berbagai badan training dan metode-metode dalam kepelatihan ini untuk spiritual sekitar tahun 2001 dan emosional 2003an. Ini membuktikan bahwa pada saat ini sangatlah diutamakan kemampuan berorganisasi dan kemampuan memanajemen sosial. Hal ini diperjelas dengan makin diminati novel-novel atau karangan sastra lainnya, film-film, yang dapat memeberikan asupan untuk rohani. Jadi tidak hanya bersifat menghibur tapi bermanfaat dan menjadi contoh untuk menjadi tauladan lascar pelangi, sang pemimpi. novel-novel Habiburahman el shirazy, ayat-ayat cinta, KCB, dalam mihrab cinta, bumi cinta. Lalu novel yang cerita pesantren madani atau gambaran ponpes gontor, ahmad fuadi 5 menara. Semakin panjang jajaran buku psikologi dan ragamnya di Gramedia. Dari buku character building chiken soup, buku-buku tulisan motivator nomor wahid Mario teguh, cara mengatur emosi dan shopaholic oleh safir senduk, cash flow for woman, atau sampai buku psikologi pasangan, mars dan venus. Atau sampai artikel-artikel di blog, majalah remaja cara menaklukan hati si dia. Terlihat semakin banyak masyarakat yang meminati tanda mulai bingung dengan cara bermasyarakat bersosial, dan mereka mulai merasakan pentingnya kemapuan sosial ini.
            Lantas kemampuan seperti apakah soft skill itu, dalam Buku nya Martin Sumual menyebutkan kemampuan-kemampuan yang dimaksud, tentang bagaimana cara kita bersikap kepada orang lain, dari kemampuan menganali diri sendiri atau interpersonal (disiplin, tanggung jawab, pantang menyerah, paham kekurangan dan kelebihan diri dan lainnya) kemampuan bersosialisasi meliputi keterampilan mendengar, berbicara meyampaikan ide, gagasan dengan tutur kata yang baik, cara meredam emosi, berpikir jernih, saling menghargai, menaruh kepercayaan, kemampuan memahami dan lainnya).
Beliau menyebutkan di dadalm bukunya karena Sukses hari ini dan masa depan ditentukan melalui 3 tahapan: bepikir tentang masa depan, orang lain, dan perubahan yang prosesnya bisa dua, anda meraih itu dengan tangan sendiri atau dengan bantuan orang lain. Adalah Dua jalan untuk sukses.
Dan anda para kader, disini jika memilih langkah sendiri anda harus pintar luar biasa dalam mengerjakan semua tantangan hidup berarti anda bersifat individualistis, tapi kalau anda berkarakter sosial, banyak kemampuan sosial anda yang harus dilatih. Dan ketika anda turun dimasyarakat atau tataran sosial MAKA: ada 3 katagori yang harus anda pilih!
1.       Aku menyenangkan bagimu;
2.      Aku aman bagimu;
3.      Aku tidak berbahaya bagimu
Jika yang point 1 kamu tidak mampu menjalankannya, untuk melalkukan kebaikan, menolong, membantu yang kesusahan, menghibur orang lain ketika sedih, minimal senyum aja ga bisa, Maka minimal kehadiranmu dirasakan aman bagi orang lain, anda mampu menghormati orang lain, atau setidaknya masih jauh untuk begitu anda kehadiran kamu itu tidak berbahaya bagi orang lain. Ada ga ada, ga nyusahin atau sebaliknya ada ga ada ga nyenengin. Istilahnya mau ada mau engga teu ngefek. Atau JUSTRU ketidakhadiran dirimu dianggap anugerah bagi orang lain,
“Wah Alhamdulillah hari ini ga ada yang suka ngejek, Alhamdulillah hari ini ga ada yang suka bicara nyakitin hati dan ketus, Makasi ya Allah dia hari ini sakit ga masuk ga aka nada yang ngeliat aku dengan tatapan sinis dengan ekspresi wajah yang songong”
Ketidakhadiranmu, Ketiadaaan kamu membahagiakan, melegakan, menyejukan hati dan perasaan orang-orang disekitarmu. Mau dinggap begitu?????
Hal serupa ini sesuai denga apa yang disabdakan Rosullulloh SAW:
“Irham man fil ardi yarhamka man fissamaai”
Artinya:
Sayangilah siapa saja yanga da dibumi, niscaya siapa yang ada dilangit akan menyangimu.
Bukan hanya manusia yang akan menghargaimu, tapi malaikat dan allah akan turut serta mencurahkan rahmatnya untuk kita, Bagaimana cara kita memperlakukan orang lain adalah cermin bagaimana kita ingin diperlakukan sedemikian rupa, jika berbuat baik maka pantulannya orang bersikap sebaliknya kepada kita, jika buruk demikian pula pantulannya.
Demikian tausiah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan ada ada mamfaatnya… ini agar paradigma kita tidak hanya sukses=kognitif yang baik, sukses pun dapat diraih dengan kemampuan sosial yang baik, dan lebih sempurna jika sukses anda diraih dengan kognitif, dan sosial yang baik dan benar sesuai dengan ajaran agama, peritah allah dan rasul kita. Bobo sapanon carang sampakan. Mugia jembar pangampura
Wabilahitaufik wal hidayah, wasaalamualaikum Wr Wb.
Sampurasun

Sudah beberapa kali sih tausiah cuman malas di tik ntar cari lagi ahh papernya biar bisa di share..



Tausiah bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

 Uniknya pengalaman mengajar di SMA Darul Hikam kita memiliki yang namanya Budaya Berakhlaq dan Brepretasi (Wow :D) dimana khas nya itu setiap pagi kita diwajibkan untuk mengikuti upacara bendera di hari senin, selasa dan kamis Shalat dhuha, dan rabu dan jumat adalah apel pagi. disetiapa kegiatan tersebut akan ada yang namanya tausiah dan tadarus bersama serta membacakan al asmaul husna. maka dari itu.. Repotnya juga selain siswa yang bertausiah gurunya juga harus bertausiah. Tapi gak apa-apa sama2 belajar dan banyak mengkaji ilmu agama.. ini beberapa tausiah yang pernah saya sampaikan kepada anak didik saya...


Ini yang bahasa Arab, (Terimakasih untuk Bantuan Ustd Roy Abdillah Lc, dan Ibu Nawar Afifah, yang sudah mengenalkan kosakata Bahasa Arab)


Assalamualaikum Wr Wb
Sobahul khoir?
Kayifa halukum jamian?
Fadilatan Mudiril madrosah drs. H. Nandang Koswara. M.Pd;
Fadilatan jamian asatid wal asatidatz;
Waayuha tolibul nal mahbubun.
Bismillahinirrahmanirrahim
Alhamdulillahil robbil alamin, asyahadu ala ilahaillah wasshadu Muhamadarosulloh.
Allohuma sholli wasalim alla muhamadin wa ala alihi waashabihi ajmain. Ama Badu.
Ayahuladiruna hal muhtahorun kod amarullohu tamala jamian amnam tasila kulama amarulloh.
Aekuluna madlubun anamtasila jamian, wa doifil islami jumlatan watafsilan filoyatil kamali watamam.
Li dza wajaba alaina antakun kowiyan min dzihatin kana kowiyan fil ihtikodi.
Kowiyan fil jasadi ao kowiyan fil ikhtisodi.
Li annal quwata fa huwa unsurun min anna sirin hamatin litahkikil wajibah.
Wa anna abi hurairoh radiallohuanhu qola : Qola Rosulluloh SAW  al muminul khoirun wa ahabun illalah minna miminin dhoifi.
Fahimtum?         A. Fahimna : afwan-afwan talamidz al aan.           B. Laa : Laa? Uidzu filogotil Indonesiah, Li ani lam ukodimu filogotil Arobiyah.
Saya akan kembali menggunakan Bahasa Indonesia, karena saya belum menguasai bahasa arab.
Jadi inti dari tausiah saya pada kesempatan kali ini,
                Kita semua diperintahkan oleh Alloh untuk melaksanakan semua perintahnya, dan untuk menjalani hal tersebut diperlukan fisik yang kuat (mensana en coorporisano) tentunya jiwa yang sehat, karena kekuatan tersebut merupakan salah satu unsur melaksanakan kewajiban tersebut sebagaimana dalam hadis “Mumin yang kuat lebih baik lebih dicintai oleh Allah  dibandingkan mumin yang lemah, impelentasinya bagaimana mendapatkan kekuatan itu sebagai pelajar: fisik (olahraga, menjaga pola hidup), psikis/ emosional (ibadah, mendekatkan diri pada hal-hal yang disukai Alloh, belajar),  karena bukankah Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum bila mereka tidak mengubahnya. Mudah-mudah bila sudah berikhtiar, kita bisa sukses dunia dan akhirat. Semikian tausiah ibu terimakasih.
Billahi fi sabililhaq, akhirul kalam, Wassalamu’alaikum Wr Wb.

Naskah Nga-MC-an Milangkala Inohong Sunda


MIANGKALA
AJIP ROSIDI KA 70 TAHUN

Assalamualaikum Wr.Wb
Wilujeng enjing para pamiarsa...

            Sugrining puji anu jadi pamatri ati, kasanggakeun ka gusti nu maha suci Allohu Robbi, sadayana puja anu jadi panghias kana rasa, kasanggakeun ka zat Alloh Zaala Allohu SWT. Atuh teu kakantun rasa syukur sumangga urang sami hatur, kanu Maha Luhur kanu salamina anu ngatur badan sakujur Allohu robun gofur. Teu hilap salawat miwah salam mugia salamina ngadawam, dilimpahkeun ka junjunan alam panutan urang sadaya sakumna umat islam anu aya di tungtungeun alam nya eta Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Miwah kuluwargana, para sahabatna anu tabiitna anu salamina turut tumut kana ajaran sinareng anjuranana kalebet urang sadaya.
            Pikeun kalancaran acara ayeuna, hayu urang sadayana maoskeun basmallah sasarengan.  
            ................Pre Memory.........................
            Sim kuring bade ngawilujengkeun`ka para hadirin anu tos nyumpingan ieu acara.
Aya oge Sim kuring bade macakeun runtuyan acara anu baris dipidangkeun:
1.    Bubuka
2.    Panggabea ti:
            Panata calagara
            Rektor UNPAD
3.    Performance : Upacara Adat ti LISES UNPAD
4.    Bedah buku “Hidup Tanpa ijazah” anu mangrupa biografi Ajip Rosidi.
5.    Jamuan makan malam
6.    Potong Tumpeng
7.    Renungan Ajip Rosidi
8.    Performance Jaipongan ti cucuna Ajip Rosidi
9.    Performance sajak ti :
            Ws. Rendra
            Taufik Ismail
            Sapardi Djoko Damono
10. Bewara pinunjul hadiah sastra rancage.
11. Doa
12. Panutup
            Nincak kana acara kahiji nya eta pamapag ti pupuhu calagara Ka Ceu Novera, sumangga dihaturanan:
            ................Pre Memory.............................
            Haturnuhun ka Ceu Novera, kana pamapagna salajengna nya eta panggabea ti Rektor UNPAD, anu sakaligus muka ieu acara Mieling Miangkala Ajip Rosidi ka 70 taun. sumangga ka Kang Ganjar Kurnia dihaturanan.
            .....................Pre Memory........................
            Ajip Rosidi mangrupa salah sahiji Budayawan kahot anu gede jasana ngamumule, ngariksa jeung ngaraksa budaya Nusantara, ti aspek kebahasaaan, budaya/tradisi, sastra lisan jeung tinulis. Salah sawios conto kareeus Ajip, nya eta Ajip mangrupa pioneer nu ngadegkeun Yayasan Rancage, anu salah sahiji kagiatanana mere pangjen ka para sastrawan Sunda, Jawa, Bali jeung Lampung. Ngadegkeun panerbitan buku, anu medalkeun buku-buku kenging sastrawan lokal, salah sahijina contona panerbitan  PT.Kiblat Buku Utama anu medalkeun buku-buku kasundaan. Ngandegkeun “Cupumanik” mangrupa majalah, pikeun komunikasi jeung kamajuan kasundaan dina wanci kiwari, anu basa panganterna basa sunda.
            70 tahun ngalakonan hirup teu miboga ijazah, mengalir bagaikan air, dengan kegigihan sekuat besi, ngajadikeun Ajip Rosidi, konsisten, kana ngamerjoangkeun kamekaran basa, budaya katut sastrana. Nepi ka Ajip Rosidi dipercaya ku salah sahiji Paguron Luhur di Yokohama, Jepang. Jadi dosen tamu, ditataran eropah. Australia jeung sakuliah Asia pernah didatangan ku Ajip Rosidi pikeun ngawanohkeun budaya Nusantara hususna sastra sunda. Nepi ka UNPAD masrahkeun, gelar Doktor Causa ka Ajip Rosidi, anu sapopoe ayeuna, kagiatan ngadosenan di Fakultas Sastra UNPAD hususna Jurusan Sastra Sunda.
            Kumaha prak-prakanana, sepak terjang Ajip Rosidi, ayeuna aya diskusi buku Hidup Tanpa Ijazah, anu mirip biografi Ajip Rosidi, aya 3 narasumber:
1.Dudu Durahman
2.Hadi Aks
3.Yus Rusyana
            Diskusi ieu dimoderatoran ku Bapa Abdullah Mustafa (wartawan Mangle) anu mineung nulis artikel lalampahan Ajip salila ieu:
            Pikeun ngaefektifkeun waktu, sumangga ka para narasumber sareng moderator, nempatan tempat anu disayogikeun.
            ..................................Pre Memory.............................
            Acara anu salajengna nya eta Potong tumpeng, dina raraga miangkala kang Ajip ka 70 tahun............
            ................................Pre Memory.......................
            Renungan Ajip Rosidi nincak lalampahan dinya salila ieu, ka Kang Ajip sumangga di haturanan.
            ....................................Pre Memory..................................
            Acara ayeuna nya eta performance incuna Ajip Rosidi, anu mineung maturan Ajip nalika jadi dosen tamu atawa nalika ngalakukeun ngalawatan ka nagara dengeun. Mangga ka Neng Kurnia Rosidi dihaturanan, ka para pamiarsa Wilujeng nyakseni.....
            ...........Pre Memory.........
            Performance ti babaturan deket Ajip Rosidi, nalika keur nanjreug di Jakarta...Mangga ka Ws Rendra, Taufik Ismail sareng Sapardi Djoko Damono dihaturanan..............
            ...................Pre Memory..................
            Hatur nuhun ka para panyajak hebat nu aya di negeri urang, acara salajengna anu kacida diantos-antosna ku sastrawan lokal atawa nasional nya eta bewara pinunjul Hadiah Sastra Rancage anu baris diumumkeun ku Kang Hawe Setiawan......sumangga ka kang Hawe dihaturanan..
            Pre Memory
            Nincak ka acara anu pamungkas nya eta pembacaan doa anu baris dipimpin ku Aa Gym ( Abdullah Gymnastiar) mangga ka Aa Gym dihaturanan:
            Pre Memory............
            Haturnuhun ka para pamiarsa sadaya anu tos sumping ka ieu acara, parantos rengse sadaya runtuyan acara, hatur nuhun ka sadaya pihak anu para pamiarsa anu parantos ngarojong lumangsungna ieu acara kalawan lancar.Kuring asmana panitia ngahaturkeun neda sihapunten, bilih aya kekecapan anu kirang merenah sumarabah kana manah, anu nyelekit kana ati. Amit mundur amit mungkur

Wassalamualaikum Wr Wb

Naskah Nga-MC-an Pikeun Siraman


ACARA SIRAMAN
Ku Novera Yuliana

Acara Siraman biasa dilaksanakeun sapoé sateuacan poéan Akad Nikah lamun acara nikah dina dinten minggu tangtu acara siraman dilaksanakeun poé saptu bada ashar kinten-kinten tabuh 16.00. sarengsena salat ashar.
Acara siraman dilaksanakeun ku kuluwarga calon panganten istri, tapi aya ogé calon pangantén pamegét nu sok ngalaksanakeun di imah calon pangantén istri.
Sateuacan ngalaksanakeun siraman calon pangantén sok ngayakeun acara sungkem ka ibu rama miwah anu maksad nyuhunkeun dihapunten anu tempatna biasa dilaksanakeun di ruang tengah imah atanapi ngahaja ngadamel tempat khusus kanggé acara sungkem diliyukeun sareng tempat siraman. Naskah siraman sok dianggé mimpin acara siraman sapertos dihandap ieu :

Panata Acara

Assalamualaikum Wr.Wb
Para wargi sadayana hormateun Sim Kuring utamina calon panganten istri, sakedap deui Eneng bade ngalaksanakeun acara Siraman, salah sahiji tali paranti titinggal karuhun urang, anu ngandung harti hidep kudu bebersih lahir batin sateuacan hidep isuk nglaksanakeun rumah tangga
Sateuacan ngalaksanakeun siraman hidep kedah neda dihapunten ku ibu miwah ka Bapa, sabab !!!!!! ;
Anaking kambang soca ibu, salapan bulan lamina ibu téh ngakandung hidep anu estuning clik putih clak herang.
Ibu salamina ngado’a kanu kawasa sangkan hidep mulus, rahayu, berekah salamet dunya akhirat.
Anaking. !!!!! dua poé dua peuting mamah asa gowang-gawing ngagantung dina rambut salembar, matak ketir baluas kadiekeun.
Tapi alhamdullilah murahna Gusti anu Maha Suci, hidep medal kalayan salamet
Ku ibu dirorok didama-dama dijaring, diaping, beurang jeung peuting, ditanggeuy dieunggeuh-enggeuh, diatik diwaris harti.
Anaking ayeuna hidep rék incah, mimiti rék rumah tangga tandaning nincak sawawa leupas ti asuhan ibu rama.
Nu karasa nalangsa galo jeung bungah, tapi teu panasaran da aya anu baris neruskeun mikanyaah kahidep nya éta panutan hidep.
Ibu jumurung sakulillah sadrah pisan, bral anaking geura mencar tarawekal motekar sing lulus mulus sauyunan silih asih, silih asuh jeung silih pikanyaah, lambat lambut, runtut raut, jatmika lahir jeung batin cangreud dina sanubari agem agama, tatapakanana, darigama, pananggeuyan enggoning hidep hirup, insyaallah bakal salamet. Anaking sasatna isuk rék lunta, lunta ngambah alam rumah tangga. Tong indit bari teu amit ngaleos kawas nu pundung, munjung heula anaking ka indung anu ngakandung kabapa anu ngayug. Prak ayeuna pisan geura munjungan ka ibu rama.
Mugi gusti nu Maha Suci ngabulkeun kana sagala pamaksadan urang sadaya….Amin,Amin.
Saparntos acara sungkem nembe calon panganten dicandak ka tempat siraman anu parantos disiapkeun ku juru hias, biasana alat-alat nu digunakeun kangggo siraman nya éta :
1.      Wadah cai jeung catingna
2.      Kekembangan
3.      Sinjang tujuh lambar
4.      Anduk
Anu nyiramanana nya éta biasana 7 urang ti mimiti ibu-rama, lanceuk, jeung wargi nu sejénna biasana tara kurang ti tujuh urang.

Acara siraman mangrupa acara adapt sunda, kabudayaan sunda anu teu aya hubunganana jeung syah henteuna akad pernikahan.
Tapi sanajan kitu da mangrupa bebersih teu jadi halangan. Nu teu meunang dina agama mah omat ulah katempo orat dina waktu siramanana sareng cai ulah kedah ti tujuh sumur, ogé kekembangan teu kedah tujuh rupa, saayana baé sabab dina agama islam nu teu meunang téh urang boga kayakinan mun teu ngalaksanakeun kitu téh bakal aya mamalana.
Ceuk agama jeung darigama ari beberesih mah hade ngan kedah terang mana cai nu suci jeung mana cai nu bisa nyusucikeun.